CCTV

Sistem keamanan menggunakan kamera memungkinkanmu untuk mengawasi sebuah tempat meskipun kamu tidak berada di tempat tersebut. Tentunya hal ini memberikan kemudahan dalam meningkatkan kemanan, dan kenyamanan di tempatmu.

Jenis CCTV

Ragam CCTV membuat banyak orang bingung ketika harus menentukan mana yang paling sesuai digunakan di tempat yang dibutuhkan. Informasi berikut ini akan membantumu mengenal jenis CCTV yang kamu butuhkan untuk mengawasi propertimu.

A. Cara Kerjanya

Dilihat dari caranya bekerja, CCTVdapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu CCTV Analog dan IP Camera.

1. CCTV Analog

Outdoor AHD

CCTV Analog bekerja dengan cara mengirimkan video/gambar ke DVR(Digital Video Recorder)untuk ditampilkan ke layar telivisi melalui kabel Coaxial atau RG59.

Akan tetapi, dalam pengoperasiannya, CCTV Analog juga bisa dihubungkan dengan kabel UTPcat 5 dengan video balun. Lalu apa sih tujuannya? Tujuannya adalah mengurangi biaya kabel Coaxial yang harganya relatif lebih mahal dari UTP. Mengurangi ganguan frekuensi yang dapat memengaruhi kualitas video, menyederhanakan instalasi, dan memangkas biaya dan waktu saat pemasangan.

CCTV analog yang beredar sekarang juga beragam, ada CCTV Analog biasa(resolusi VGA) dan AHD (Analog High Definition) yang dibekali lensa dari 1,3MP sampai 5MP, sehingga menghasilkan gambar yang cukup bahkan sangat jelas.

Keuntungan yang kamu dapat dari CCTV Analog adalah, baik biaya, pemasangan, penggunaan maupun perawatannya lebih murah dan mudah daripada IP Camera, video yang dihasilkan terlihat nyata seperti aslinya(pergerakkan). Dan hal yang patut kamu pertimbangkan sebelum memilih CCTV Analog yaitu lebih rentan terhadap penyadapan, adanya interferensi yang bisa mengurangi kualitas gambar(jika menggunakan coaxial) dan dari segi kualitas gambar, CCTV AHD belum bisa disandingkan dengan IP Camera yang beresolusi rendah sekalipun.

2. IP Camera

IP Camera Outdoor

IP Camera atau biasa disebut IP Cam bekerja dengan cara mengirimkan sinyal digital dari kamera ke NVR(Network Video Recorder) melalui jaringan Internet Protocol, oleh sebab itu disebut IP Cam. Jadi bisa dikatakan, IP Camera adalah semacam pengembangan dari CCTV Analog yang basisnya internet.

Keuntungannya menggunakan jenis ini adalah, lebih hemat kabel, lebih tahan terhadap noise dan interferensi yang dapat menurunkan kualitas video, gambar yang dihasilkan lebih bagus meski resolusi yang dibenamkan rendah, mencegah terjadinya penyadapan jika menggunakan wireless IP, peralatan yang dibutuhkan lebih sedikit saat pemasangan kamera, sehingga memangkas waktu, dan teknologi internet yang terus berkembang, sehingga fiturnya juga bisa lebih baik di masa yang akan datang.

Sedangkan kekurangannya yaitu, masih dibutuhkan pemahaman mengenai LAN, pemasangannya lebih rumit, biaya perangkatnya(kamera dan NVR) lebih mahal dari CCTV Analog, pergerakkan yang ditampilkan IP Cam kurang real, gerakannya jadi slow motion, mirip seperti pergerakan astronot saat kondisi tanpa gravitasi.

Dilihat dari penggunaannya, CCTV dikelompokkan menjadi dua, yaitu Indoor dan Outdoor.

1. CCTV Indoor

CCTV Indoor Dome Camera

Sesuai dengan namanya, CCTV Indoor memang dipasang di sudut, atau di langit-langit suatu ruangan. CCTV Indoor umumnya berbentuk seperti kubah atau biasa dikenal dome tapi juga ada yang berbentuk box, atau jenis-jenis Camouflage Camera (Misalnya, berbentuk bohlam, detektor asap atau pemadam api). Fitur dari CCTV Indoor juga beragam, ada yang dilengkapi dengan Fisheye sehingga bisa melihat sebuah ruangan lebih luas, dibekali dengan inframera untuk merekam kejadian di tempat yang minim cahaya atau bahkan gelap, ada juga yang kameranya bisa digerakkan atau biasa disebut PTZ(Pan, Tilt, Zoom), bahkan juga ada yang bisa dipakai untuk komunikasi dua arah.

2. CCTV Outdoor

CCTV Outdoor berbentuk bullet camera. @staffordgreen0 via pixabay.com

CCTV Outdoor biasanya berbentuk seperti peluru/tabung atau dalam istilah teknis disebut bullet camera. CCTV Outdoor memang dibuat sedemikian handal karena memang ditempatkan di luar ruangan, yang mana kita akan meletakkan kamera di tempat yang tidak bisa kita kendalikan kondisinya, misalnya karena cuaca, debu, hewan, aksi vandalisme, bahkan peristiwa ledakan. Oleh sebab itu, pada umumnya CCTV Outdoor dibekali dengan housing yang terbuat dari logam atau dibuat dengan bahan yang kuat dan kompak, oleh sebab itu harganya bisa lebih mahal dari CCTV Indoor.

Tapi ada juga CCTV Outdoor yang berbentuk dome. CCTV ini biasanya diletakkan di jalanan yang fungsinya untuk merekam kecepatan kendaraan, tindak kriminal, atau bahkan mengetahui kronologis terjadinya kecelakaan. CCTV Outdoor dome camera juga dibekali dengan fitur PTZ, sehingga bisa mengetahui lebih detail wajah seseorang, juga plat nomor kendaraan.